baNtu aq mati

aq tak kuasa lg melangkah tuk menata ruang hati tuk bangun istana kebahagian. Aku hampir tak mampu berdiri tuk tegakkan diri dari keping2 hati yang berserak. Tak lelah aq panjat doa agar smua asa cinta nyata adanya. Ach…ternyata begitu sulit menutup luka. Tanpa bisa q cegah bayang masa lalu hadir meneror hidupku. Membuat luka kian menganga. Aq tak tau lagi mesti gimana membunuh masa lalu. Aq pengen masa lalu tiada hadir di hidup aq. Bantu aq membunuh kenangan masa laluku…

15 thoughts on “baNtu aq mati

  1. kenangan itu sudah menjadi bagian dari hidup.
    kita ga mungkin bisa membunuhnya..
    yang bisa kita lakukan hanya merangkai masa depan…
    ciaoo.. jangan sedih ya 🙂

  2. /hmt

    :
    masa lalu itu terkadang menyakitkan
    namun terasa lebih akan lebih baik
    bila kita buat hari esok yang lebih
    seperti yang dijanjikan
    oleh kenyataan.

  3. Cara membunuh masa lalu adalah membuat masa depan menjadi lebih baik. Kenanglah masa lalu sebagai sebuah pijakan untuk meraih titik dimana kita sekarang berada dan meraih titik-titik berikutnya yang lebih tinggi. Semakin pedih masa lalu, pada hakekatnya semakin ‘berkualitas’ diri kita, karena dengan masa lalu yang sedemikian pedih, kita masih eksis dan (semoga) lebih baik. 🙂

    hehehe..sekedar teori

  4. Kalau lischantik bisa bangkit dari masa lalu yg kelam, tegak berdiri, dengan penuh harapan menyongsong masa depan, akan banyak kesempatan yg terbuka lebar di hadapan kita.

    Tak smua orang benar melakukan 1 bagian dari hidupnya, pun tak semua orang luput dari kesalahan dlm hidupnya. Hidup adalah suatu kesatuan yg tidak terbagi-bagi. Tekad harus besar, pendirian harus kuat, emosi lemah lembut, hati harus teliti. Dgn selangkah demi selangkah, melupakan masa lalu yg telah menjadi lembaran usang dlm diary hidup, untuk memikirkan lembaran baru lainnya dalam mewujudkan niat besar awal kita.

    Semoga cinta kasih bisa menyebar ke seluruh pelosok bumi ini tanpa terkecuali. 😀

  5. cinta cuma bisa dibunuh dengan cinta lagi 😀 temukan aja gantinya, pasti ga bakal inget sebyte pun soal kepedihan sebelumnya. kalo ga ya itu dia tadi masih tuing tuing aja.

    go go go lilis go.. *makan2… halah 😛

  6. makasih atas comment nya ya mbak…….
    mbak yang sabar ja……pasti itu bukan yang terbaik buat mbak makanya gak di jodohin……ma yang kuasa……..

  7. Lilis kehabisan kata, lilis tak mampu bicara yang pasti lilis sangat berterima kasih pada rekan2 yang tlah berkenan nasehatin lilis menyebut namapun hampir tak kuasa sungguh lilis berterima kasih sahabat

  8. kadang masa lalu memang bukan untuk dilupakan…
    ingat bagaimana Umar bin Khattab menangis tersedu ketika ia mengingat saat2 jahiliahnya mengubur putrinya hidup2…
    dan bagaimana Beliau bangkit dan menjadi salah satu orang yang di jamin masuk surga..
    semoga bisa menjadi Ibroh…

  9. Entah kenapa tiba2 nyasar ke sini.. dan tiba2 pengen ninggalin komen… hehehe… aku juga pernah ngerasain kayak lilis…
    akupun saat itu antara hidup dan tidak…
    Subhanallah, cm Allah yang bisa nyelamatin aku saat itu…
    walo otak gak bisa mikir, walo hati udah kacau berantakan, sebut nama Allah.. itu aja… La ilahailallah…
    efeknya tergantung keimanan dan kekhusyukkan kita,
    minimal, setan saat itu menjauh dan gak ambil kesempatan dalam kesedihan kita itu… ^^
    ikhlasin semuanya… sbg orang islam kudu meyakini takdir baik dan buruk, yang penting diambil hikmah dan pelajarannya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *