jarum…di tumpukaN jerami

Hidup ini penuh warna, bak pelangi. Ada segudang crita duka lara dan tawa gembira. Hidup aq tak sama dgn hidupmu. Garis hidup qta beda itu hukum dari “sana”nya. Dunia nyata dan dunia kata (duni maya) beda2 tipis dalam bbrp hal kehidupannya. Di dunia nyata ada tawa, di dunia kata pun ada tawa. Aq bisa trtawa di dunia kata bila aq jumpa hal2 lucu dan menggelika hati. Tapi aq pun mampu berderai air mata bila aq temukan rangkaian kata penuh makian dan perlakukan tak “layak”. Kata2 di dunia kata mampu bangkitkan emosi dalam dunia nyata, mampu buat aq bersedih berminggu minggu, mampu buat aq tebarkan senyum di spanjang waktu. Persahabatan…terjalin meski hanya kenal kata tanpa picpic (foto), lewat blog qta kenal bahwa ada pribadi lain di dunia ini dgn sjuta kisah hidup, lewat email or chat kadang keakbrab-an terjalin. Di dunia ini ga ada yang abadi, smua pasti ada batas akhir. Dunia nyata… Dunia kata trkadang berjalan seia sekata tapi tak jarang muncul dgn ketimpangan. Persahabatan tak smua orang “sepaham” dalam kriterianya. Aq jumpai begitu banyak individu di dunia kata ini. Individu dgn karakteristik tersendiri. Dunia kata ini laksana hamparan jerami di padang maha luas, dan sahabat se”paham” adalah bagaikan jarum berkilat. Tak mudah menemukan jarum di antara sekian banyak jerami dan jarum ber”karat”. Aq tak pernah berusaha menipu dalam bersahabat, aq tak pernah berusaha berdusta dalam merangkai kata, aq slalu berusaha jujur mengatakan apa adanya meski aq bukan “orang kaya” ato pun orang pinter (pandai) apa lagi orang berpangkat aq tak pernah malu mengakui kekurangan aq. Dalam bersahabat aq tak pernah melihat berdasarkan pangkat bin jabatan, penampilan fisik, kekayaan materi atopun juga kepintaran otak coz manusia hidup ini tak ada yang sempurna. Ada beberapa sahabat yang aq bersyukur mengenalnya coz ternyata merekapun tulus bersahabat dgn aq tanpa pamrih dan terima aq apa adanya. Aq pengen memiliki banyak jarum “berkilat” sebanyaknya, aq pengen merubah jarum “berkarat” menjadi jarum berkilat agar jarum tsb bisa merasakan betapa bahagia tiada terkira jika qta laksana jarum berkilat yang di cari dan di jaga smua orang tuk slalu ada di hati. Meski aq pernah gagal mendapatkan sahabat yang tanpa pamrih, aq yakin di dunia ini masih banyak orang2 yang laksana jarum “berkilat”. Luka karna di cela coz aq tidak pintar, aq tidak chantik fisik bak artis, aq ga kaya harta, aq yakin terobati dgn hadirnya sahabat2 baru yang baik hati. Untukmu teman… Yang pernah lukai aq karna ketidaksempurnaan aq, aq berharap kamu akan mengerti bahwa persahabatan tanpa pamrih akan lebih abadi dan bahagiakan jiwa. Jangan benci aq, jangan kucilkan aq hanya karna aq tak se”level” di mata mu. Tuhan bantu aq hambamu yang “biasa” ini tuk temukan banyak persahabatan , syukur2 temukan juga “pemilik tulang rusuk aq” amin…

16 thoughts on “jarum…di tumpukaN jerami

  1. Hanya satu jawaban dari kesemuanya, ikutilah Arus Kehidupan ini, hidup adalah dunia…warna-warni…..yang bagaimanapun keadaan kita harus dijalani termasuk mati………….

  2. Salam Kenal Lischantik,

    Kegagalan dimasa lalu, tidaklah harus dipikiran terus menerus. yang penting jalani hidup dengan keyakinan.

    Kadang Jalan Tuhan itu tidak dapat diduga dan bekerja secara misterius.

    mari kita bersama-sama mencari jarum-jarum yang berserakkan, baik yang berkilat maupun yang berkarat.

  3. jarumnya ga usah dicari….semua dah dapat jatah masing2…masalah wakatu aja yg bedain…hehehe…tak kan lari gunung dikejar…tapi jodoh ya tetep aja harus lari…eh nyari…:p

  4. Amien…! Ane ikut doain deh… moga banyak yang pengen sobatan ma kamu. N so pasti ane doain juga moga cepet dapet seseorang yang very spesial buat kamu 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *