Berdamai dengan hati

Cukup sudah airmata menganak sungai, cukup sudah amarah, cukup sudah kekesalan. lilis tlah berpikir dan merenung dan memilih untuk tak berlama2 memendam amarah. Memaafkan adalah sebuah sikap bijak. Meski sulit, lilis tlah memutuskan untuk memaafkan . Lilis memilih mejalin persahabatan karna Persahabatan adalah hal terbaik…jika qta tak bisa bersama dalam jalinan cinta, bukan berarti qta ga bisa berteman. Lilis tetap akan menganggapmu sebagai sahabat. Jangan musuhi lilis, jangan benci lilis…

17 thoughts on “Berdamai dengan hati

  1. hhhmm..
    sebuah masalah pasti ada penyebabnya.. jika memang ada yang salah kenapa tidak disalahkan sja..???
    tapi akhirnya harus ada toleransi yang besar berperan..

    semoga jalan terbaik kalian temukan..
    hmm.. # trims nasehatnya…bersahabat adalah hal terbaik saat ini

  2. Hanya orang yang berjiwa besar yang bisa memaafkan kesalahan orang lain. Dan saya yakin Mba Lilis adalah salah satu orang yang berjiwa besar. Salut..karena tidak semua orang bisa melakukannya.

  3. wah,,,setuju deh mbak!!
    mmg kita harus berdamai,tapi perang semakiiin ramaiii…
    wehehe(kayak lagunya GG)
    owh ya,thanks mbak buat pujiannya tentang skulQ…

  4. Semoga dapat pengganti yang lebih baik bu, dan tetap menjalin silaturrahmi dengan yang lama # makasih doanya…lilis akam slalu menjalin tali silaturahmi

  5. mungkin sebuah perjalanan memang tak harus semulus yang kita harapkan tetapi apakah maaf takkan pernah ada terucap walau semua pengakuan tlah diucapkan setulus hati.sebagai ungkapan perasaan yang penuh bersalah. lis suatu keikhalasan hati untuk memberikan maaf tidak ada dosanya berikan dia kesempatan untuk berbuat yang terbaik

  6. Tak bermaksud hati meredam kebecian. Tak bermaksud hati untuk menyimpan amarah. Krna perjalan sudah bercerita, krna kisah telah berubah arah. Maafkan diri yg tak bisa tepati semua. Semoga kan ada kisah yg lebih berikan makna dan arti sebuah harapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *